BANDUNG , – Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman menjenguk Yuvita Tri Rezeki, perempuan asal Rancaekek, Kabupaten Bandung, yang menjadi korban dugaan penyekapan dan penganiayaan berat oleh kekasihnya sendiri, Taufik Hidayat, Rabu (24/06/2026).
Saat ini korban masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.
Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap kondisi korban yang tengah menjalani masa pemulihan akibat luka fisik dan trauma yang dialaminya.
Teduga pelaku saat ini telah diamankan oleh Polda Jawa Barat setelah ditangkap di kawasan Griya Pesona Majalaya, Kabupaten Bandung, Selasa (23/06) sore.
Selain melihat langsung kondisi korban yang tengah menjalani pemulihan di ruang isolasi, ia juga menemui orang tua korban untuk memberikan dukungan moril serta bantuan atas musibah yang menimpa anaknya.
Usai menjenguk korban, Dudung menyampaikan bahwa kondisi kesehatan Yuvita menunjukkan perkembangan positif dan berangsur membaik. Saat kunjungan berlangsung, korban dikabarkan sedang beristirahat.
Terkait biaya pengobatan, Dudung mengatakan bahwa dirinya telah berkoordinasi dengan pimpinan BPJS Kesehatan agar seluruh kebutuhan perawatan Yuvita dapat memperoleh dukungan pembiayaan perawatan.
Dudung juga menyampaikan pesan Presiden Prabowo yang menyatakan keprihatinan mendalam atas peristiwa tersebut. Presiden Prabowo meminta agar proses penegakan hukum dilakukan secara adil bagi korban dan keluarganya.
Menurut Dudung, Presiden Prabowo menegaskan bahwa pelaku harus mendapatkan hukuman seberat-beratnya karena tindakan yang dilakukan dinilai telah melampaui batas kemanusiaan.
Dudung berharap kasus serupa tidak terulang kembali terjadi di tengah masyarakat. Ia juga mengajak seluruh warga untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar dan segera melaporkan kepada aparat berwenang apabila menemukan dugaan kekerasan, penyekapan.
(red/umar)


